Siswa PKBM PPI Taiwan Ikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer

Share

(Taoyuan, 5/5/2019) Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) bukan hanya dilaksanakan di berbagai sekolah di Indonesia saja, namun juga di institusi pendidikan luar negeri—diantaranya PKBM. Badan Otonom yang berdiri di bawah Yayasan Pendidikan PPI Taiwan ini menyelenggarakan UNBK yang bertempat di Kainan Vocational High School pada 27-28 April 2019. Pemilihan tempat ini dilakukan berdasarkan pengalaman kerjasama dengan GWO (Global Worker Socialization) seperti tahun sebelumnya.

Pada hari pertama UNBK, dihadiri oleh Ibu Eva M. Odameng sebagai perwakilan PWNI-Pensosbud. Dalam sambutannya beliau menuturkan harapannya kepada para peserta ujian agar pembelajaran yang mereka tempuh sekarang ini dapat menjadi bekal setelah mereka kembali ke Indonesia. Selain itu, hadir juga ketua PPI Taiwan, Adi Kusmayadi. Beliau menyampaikan harapannya peserta ujian agar dapat melewati UNBK dengan lancar dan mendapatkan hasil yang terbaik.

Rangkaian kegiatan UNBK juga mencakup pelaksanaan Ujian Susulan bagi peserta yang berhalangan untuk mengikuti UNBK di jadwal utama. Rencananya, Ujian Susulan akan dilaksanakan pada tanggal 5 Mei 2019 dan bertempat di National Central University, Zhongli, Taoyuan. Lain halnya dengan UNBK di jadwal utama, Ujian Susulan tidak memerlukan persiapan teknis seberat ujian utama.

Total peserta UNBK PKBM PPI Taiwan 2019 yang terdaftar sebanyak 57 siswa, dengan komposisi 50 siswa terdaftar sebagai peserta ujian Kejar Paket C dan sisanya terdaftar sebagai peserta ujian Kejar Paket B. Sebanyak 34 siswa telah mengkonfirmasi hadir di UNBK. Sedangkan yang mengikuti ujian Kejar Paket C di hari pertama sebanyak 28 siswa dan 29 siswa hadir di hari kedua, sedangkan sisanya mengikuti Ujian Susulan. Ujian Kejar Paket B terkonfirmasi hadir  3 siswa dan yang hadir di hari pertama dan kedua 2 siswa, sementara 1 siswa akan mengikuti Ujian Susulan.

Sebanyak 7 mata pelajaran akan diujikan pada Kejar Paket C dimulai dengan mata pelajaran Bahasa Indonesia, Pendidikan Kewarganegaraan, Matematika dan Sosiologi di hari pertama. Adapun mata pelajaran yang diujikan di hari kedua yaitu Geografi, Bahasa Inggris dan Ekonomi,  Sedangkan Kejar Paket B terdapat 6 mata pelajaran yang akan diujikan. Pada hari pertama, Bahasa Indonesia, Matematika dan Pendidikan Kewarganegaraan. Di hari kedua, mata pelajaran yang diujikan adalah Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa Inggris dan Ilmu Pengetahuan Alam. Penjadwalan mata pelajaran tersebut dilakukan oleh PKBM namun keputusan mengenai pilihan mata pelajaran diberikan oleh BSNP. (rna/rsa)

Please follow and like us:
error

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share