Kunjungan PPI Taiwan ke KDEI, Bahas Penyelenggaraan Forum Diskusi Ilmiah Pelajar Indonesia di Taiwan dan Peluang Kerjasama MoE dalam Promosi Pendidikan.

Share

(Taipei, 11/4/2019) Dalam menjalankan tugasnya sebagai organisasi yang menaungi pelajar Indonesia di Taiwan, PPI Taiwan siap berkontribusi untuk Indonesia. Dalam hal ini PPI Taiwan bersinergi dengan KDEI sebagai perwakilan Pemerintah Indonesia di Taiwan. Kerjasama antara KDEI dan PPI Taiwan telah berlangsung dari tahun ke tahun. Seiring dengan dimulainya masa kepengurusan baru, Ketua Umum PPI Taiwan terpilih untuk periode 2019/2020—Adi Kusmayadi atau biasa dipanggil Adi, melakukan kunjungan ke KDEI. Dalam audiensi tersebut turut hadir Ja’faruddin selaku Ketua Umum Dewan Perwakilan 2019/2020 dan Izaina Nurfitriana yang mewakili badan otonom PKBM PPI Taiwan. Kegiatan audiensi ini mencakup beberapa hal terkait program kerja yang kemudian didiskusikan bersama Bapak Didi Sumedi selaku Kepala KDEI dan Ibu Eva M. Odameng sebagai staf KDEI serta Bapak Fajar Nuradi selaku Kabid PWNI-Pensosbud.

Salah satu poin yang dibahas dalam audiensi tersebut, diantaranya kegiatan Indonesian Scholar Scientific Summit atau lebih dikenal dengan sebutan I3S. I3S merupakan forum ilmiah pelajar yang terdiri dari pelajar S2 dan S3. Kegiatan terbut berperan sebagai wadah berbagi bidang ilmu dan ide-ide penelitian dari berbagai latar belakang ilmu yang dipelajari. Output dari program yang baru terselenggara tahun lalu ini adalah kumpulan paper yang diterbitkan dalam proceeding ber-ISBN. Penyelenggaraan I3S di tahun pertama diikuti oleh 250 partisipan  dan berhasil menghimpun hampir 40 paper yang telah dipresentasikan dan diterbitkan.

Melihat antusiasme peserta sangat tinggi di tahun pertama, kegiatan I3S ditepakan menjadi kegiatan tetap yang akan dilaksanakan di tiap masa kepengurusan. Adi menyampaikan bahwasannya pelaksanaan I3S selanjutnya dilengkapi sesi Forum Group Discussion (FGD) dengan pembahasan yang lebih terfokus. Besar harapannya I3S bukan hanya menghasilkan paper sebagai output, namun juga dapat mengembangkan ide penelitian selanjutnya dari sesi FGD.

Menanggapi pemaparan Ketua Umum PPI Taiwan, Kepala KDEI menuturkan bahwa agenda serupa juga pernah terselenggara dengan mengundang ahli di bidang Food and Fertilizer dari berbagai belahan dunia yang membahas penelitian dalam bidang pertanian, namun dalam agenda tersebut belum ada tindak lanjut misalnya berupa paper yang diterbitkan. Dalam hal ini, KDEI bisa berkolaborasi dengan PPI Taiwan untuk merambah lebih banyak pihak untuk bergabung dalam agenda I3S termasuk Ministry of Education (MoE) Taiwan.

“KDEI akan bantu untuk menghubungkan dengan MoE sehingga MoE akan lebih sering terlibat dalam agenda PPI Taiwan—selaras dengan hubungan diplomatik yang ingin dibangun Pemerintah Taiwan dengan Pemerintah Indonesia.” terang Bapak Didi Sumedi.

Bukan hanya agenda I3S, rencana kerjasama PPI Taiwan dan KDEI menggandeng MoE juga akan membidik bidang promosi pendidikan dari kampus-kampus di Taiwan ke Indonesia. Adi memaparkan rencananya untuk bisa mempromosi pendidikan diantaranya melalui alumni dan memperluas sasaran informasi melalui media massa yang sedang tren seperti podcast.

Pihak KDEI memberikan respon positif perihal rencana tersebut, namun dengan saran tambahan yakni adanya langkah dari PPI Taiwan untuk menyampaikan concern ke Pemerintah terkait penyetaraan gelar dari kampus luar negeri. Pak Fajar menuturkan bahwa masih terdapat permasalahan dalam penyetaraan gelar, salah satunya beberapa jurusan di Taiwan yang sudah terakreditasi namun belum terdaftar di Indonesia. MoE Taiwan sendiri sudah proaktif dalam promosi pendidikan melalui TETO. Maka dari itu diharapkan, PPI Taiwan bisa menekankan kerjasama dengan TETO sekaligus memperluas jangkauan kerjasama kampus di Taiwan ke wilayah lainnya di Indonesia seperti Kalimantan, Sulawesi, dan Papua.

Di akhir diskusi, Kepala KDEI menyampaikan bahwa KDEI akan terus mendukung kegiatan PPI Taiwan dan diharapkan dapat bekerjasama untuk terlibat di program kerja kepengurusan PPI Taiwan mendatang (rsa/rna).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share