Sosialisasi Peningkatan Keterampilan PMI Menghadapi Persaingan Dunia Kerja: Sinergi Karya Perdana Kepengurusan Baru PPI Taiwan 2019

Share

(Taipei, 8/4/2019) Sebagai suatu organisasi nonprofit yang berbasis di Taiwan, Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Taiwan bukan hanya bergerak dalam mendukung kegiatan akademis para pelajar namun juga berkolaborasi untuk meningkatkan kesejahteraan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) melalui kegiatan edukasi. Bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker), serta Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI) di Taiwan, acara yang bertajuk Sosialisasi Peningkatan Keterampilan PMI Menghadapi Persaingan Dunia Kerja terselenggara di Indosuara Mini Hall Taipei, pada Minggu 7 April 2018.

Acara yang dihadiri sekitar 20 orang PMI tersebut dihadiri dan dibuka oleh Ibu Utha, selaku perwakilan Bidang Ketenagakerjaan KDEI Taipei dan dilanjutkan dengan pemaparan materi pertama oleh Prof. Agus David mengenai Pendidikan Vokasional sebagai elemen pembekalan diri PMI sebelum kembali ke tanah air. Peserta juga mendapatkan materi tentang Kewirausahaan yang disampaikan oleh Dr. Firman Herdiansyah—perwakilan Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Non-Formal dan Joy Simson selaku CEO Indosuara.

Kegiatan peningkatan keterampilan PMI sebelumnya telah terlaksana melalui berbagai kegiatan pembelajaran yang ditujukan bagi PMI di Taiwan, diantaranya melalui Program Kesetaraan dan Lembaga Kursus dan Pelatihan yang dilaksanakan oleh PKBM PPI Taiwan. Selain itu, Kemendikbud dan Kemnaker juga menyelenggarakan pelatihan bagi PMI secara mandiri. Guna menguatkan kerjasama dan meningkatkan kualitas kompetensi, Pemerintah melalui Kemendikbud dan Kemnaker akan bekerjasama dengan KDEI dan PKBM PPI Taiwan untuk melaksanakan pelatihan secara terintegrasi bagi PMI. Bukan hanya kursus dan pelatihan, PMI akan melalui proses sertifikasi yang dapat digunakan sebagai bekal ketika kembali ke tanah air.

“PMI yang telah memenuhi kualifikasi dari kursus dan pelatihan akan mendapatkan sertifikat dari Pemerintah secara resmi untuk kemudian diarahkan menjadi asesor sehingga bisa melatih rekan-rekan PMI lain.” Jelas Dr. Firman Herdiansyah. Dalam hal ini, PKBM akan membantu pelaksanaan pelatihan sedangkan KDEI akan memantau jalannya kegiatan ini dan  berupaya menyediakan fasilitas yang dibutuhkan dalam proses penyelenggaraanya. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kualitas keterampilan dan kesejahteraan PMI akan meningkat. (rna/rsa)

2 thoughts on “Sosialisasi Peningkatan Keterampilan PMI Menghadapi Persaingan Dunia Kerja: Sinergi Karya Perdana Kepengurusan Baru PPI Taiwan 2019

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share