Catatan Singkat Ketua PPI Taiwan Terkait Program Kuliah-Magang/Double Track

Share

Mengingat beberapa bulan belakang ini kami mendapatkan pertanyaan dari teman-teman terkait program kuliah magang/double track maka berikut ini kami sampaikan beberapa catatan yang perlu teman-teman ingat sebelum memutuskan pilihan. Tulisan singkat ini berdasarkan informasi yang Ketua PPI Taiwan dapat dari hasil diskusi dengan mahasiswa yang mengikuti program S1 dari SMA di Indonesia dan D3-S2 sambil magang.

  • Program S1 dari SMA di Indonesia.
  1. Perlu diteliti apakah ada MoU antara agent/institusi penyalur di Indonesia dengan universitas Taiwan. Harus ada dokumen resmi kerjasama yang ditangani kedua belah pihak.
  2. Teliti isi MoUnya terutama pada bagian finansial/bentuk beasiswa yang ditawarkan secara detail. Harus dipahami komponen apa saja yang harus dibayar pihak mahasiswa dan apa yang ditanggung universitas (berupa beasiswa) serta waktu atau durasi pemberian beasiswa. Banyak kasus bantuan pendidikan hanya diberikan tahun pertama, sedangkan tahun 2-4 harus dibiayai sendiri.
  3. Berikutnya yang perlu diteliti adalah kegiatan akademis dan magang. Kadang porsi kuliah dan magang tidak proporsional dan kerja industri tidak linier dengan pendidikan.
  4. Jurusan yang ditawarkan tidak sesuai bahkan ada yang dipaksa mengambil jurusan yang ada walaupun tidak diminati atau tidak sesuai dengan yang diinginkan/latar pendidikan sebelumnya.
  5. Kepastian magang juga menjadi kendala, beberapa mahasiswa mengalami keterlambatan program magangnya sehingga mengalami kesulitan keuangan dimana finansial mahasiswa didapatkan dari program magang ini. Terkadang agent sesukanya mengatur jam magang dan tempat magang.
  6. Sebaiknya dicari universitas yang secara langsung mempunyai MoU dengan industri, artinya aktifitas magang diatur oleh universitas bukan agent. Dari pengalaman yang ada, program magang yang diatur oleh universitas lebih stabil dan tidak ada masalah.
  7. Sangat disarankan bisa mengontak dengan universitas yang dituju untuk mengetahui detailnya, dikarenakan banyak pihak memanfaatkan program ini untuk mengambil keuntungan.
  • Program D3 to S2 sambil magang:

Hal secara administrasi yang perlu diteliti secara keseluruhan sama dengan program S1, tetapi ada masalah spesifik untuk kasus D3 ke S2, diantaranya:

  1. Ijin kerja ternyata baru didapat setelah mejalani S2, sedangkan mahasiswa harus menjalani 1 tahun penyetaraan S1 dengan biaya sendiri atau beasiswa sebagian. Dari program yang ada, mahasiswa tidak mengetahui kondisi ini sehingga ada masalah terkait biaya.
  2. Ada agent yang menjanjikan mendapatkan tempat kerja/magang 2 bulan setelah tiba tetapi ternyata tidak bisa mendapatkan kerja karena universitas tidak memberikan izin kerja. Agent lepas tangan kemudian.
  3. Tidak dapat ijazah atau surat setara ijazah S1 sehingga jika setelah selesai penyetaraan S1 tidak dapat pindah universitas atau mencari program S2 lainnya. Beberapa mahasiswa ingin melamar keprogram beasiswa dan universitas yang lebih bagus tetapi tidak bisa.
  4. Jurusan yang ditawaran tidak sesuai.

Kami dari PPI Taiwan menghimbau kepada teman-teman yang mendapatkan program seperti ini, dimohon untuk dipelajari secara cermat program yang akan diambil demi menghindari masalah-masalah yang tidak diinginkan dikemudian harinya.

Terima kasih.

12 thoughts on “Catatan Singkat Ketua PPI Taiwan Terkait Program Kuliah-Magang/Double Track

  • permisi mau menanyakan program kuliah magang diatas karena saya dinyatakan accepted tapi belum ada kelanjutan dari pihak kampus taiwan yg menyeleksi

  • Adik sy akan berangkat mengikuti program Kuliah sambilan kerja k Taiwan dari salah Satu SMK d Cianjur.
    Tapi sy takut dia/mereka terkendala masalah financial soalnya sy lihat banyak biaya yg hrs d keluarkan yg katanya bisa d bayar dgn dicicil dari hasil kerja magang.
    Padahal kita gak tahu brapa Uang yg akan kita dpt dari hasil magang kerja tsb

    • Yuyu yuliawati
      Menurut saya si jangan berangkat.. Karena pasti banyak masalah di taiwan nya
      Soal nya sekarang saya berada dilingkup Kuliah+magang dan Menyesal sampai sekarang buang” waktu… Intinya kalau sudah di Taiwan pasti akan Fokus kerha karena ditekan buat bayaran cicilan dan banyak biaya tak terduga …… Trimssss

  • Halo,

    Kalo mau mengikuti program kuliah sambil bekerja di taiwan harus menghubungi siapa, atau lembaga apa ya?

    mohon informasinya, makasih

    • Halo,
      Kami dari PPI Taiwan menganjurkan untuk mengambil program kuliah S1 saja tanpa harus ada magang/bekerja.
      Terima kasih.

  • Yuyu yuliawati
    Menurut saya si jangan berangkat.. Karena pasti banyak masalah di taiwan nya
    Soal nya sekarang saya berada dilingkup Kuliah+magang dan Menyesal sampai sekarang buang” waktu… Intinya kalau sudah di Taiwan pasti akan Fokus kerha karena ditekan buat bayaran cicilan dan banyak biaya tak terduga …… Trimssss

  • Min,kalo part time nya lebih dari yang udah di tentuin pemerintah taiwan gimana? Soalnya kerjanya kuliahnya 3 kali. Kerja nua 4-5 hari katanya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share