Gempa Bumi Kembali Mengguncang Taiwan

Share

Gempa bumi 6.4 SR yang menguncang Hualien, Taiwan 6 Februari pukul 11.50 malam menewaskan 2 orang, lebih dari 200 orang terluka dan beberapa gedung dan hotel ambruk. Gempa tersebut tidak berpotensi tsunami, namun cukup menimbulkan kepanikan di sekitar titik lokasi gempa.

Hotel Marshal di Hualien, Taiwan

Gempa bumi sendiri adalah pelepasan energi yang tiba-tiba yang berasal dari lapisan dalam bumi yang menciptakan getaran baik secara vertical maupun horizontal ke lapisan tanah yang berdampak pada struktur bangunan maupun infrastruktur dari bangunan sekitar. Gempa bumi pada umumnya berdampak liquefaction pada lapisan pasir, kegagalan struktrur, kelongsoran, tsunami dan seiche.

Lokasi suatu wilayah yang berada pada zona gempa utama atau Ring of Fire dan aktifitas gunung berapi yang aktif memiliki resiko dan intensitas yang tinggi atas dampak dari gempa bumi secara langsung. Gambar di bawah ini menunjukan lokasi dari pelat tektonik secara umum di seluruh dunia dengan arah panah yang menunjukan arah pergerakan dari pelat tektonik tersebut.

Lokasi pelat tektonik dan area Ring of Fire

Secara tektonik, Taiwan berada di antara pelat lautan Filipina dan Eurasia. Pada tanggal 21 September 1999 pukul 1:47 dini hari gempa mengguncang Taiwan dengan 7.6 SR, disebut Chi-Chi Earthquake, dengan lokasi pusat gempa di Nantou County yang menewaskan sekitar 2.500 orang, 11.300 orang terluka dan kerugian mencapai 300 milyar NTD.

Dampak kerusakan pada Chi-Chi Earthquake di Taiwan tahun 1999

Dampak kerusakan pada Chi-Chi Earthquake di Taiwan tahun 1999

Hingga saat ini tidak ada cara ataupun alat yang mampu meramalkan atau memprediksikan kapan dan dimana gempa bumi akan terjadi di masa depan. Meningkatkan waspada dan mengetahui apa yang harus dilakukan saat gempa mengguncang daerah sekitar adalah cara terbaik untuk mengurangi resiko dari gempa yang terjadi.

Beberapa tips untuk mengurangi resiko saat gempa bumi terjadi:

  1. Usahakan berada di daerah terbuka.
  2. Jika berada di dalam ruangan, jangan panik dan berlari keluar, segera berlindung di bawah meja atau kolong tempat tidur untuk menghindari langit-langit atau perabotan yang terjatuh.
  3. Jauhi berlindung di sebelah bangunan tinggi, kaca jendela, tiang listrik, jalan layang atau jembatan dan sekitarnya.

Reaksi yang harus dilakukan saat gempa

(TYR/Red)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Share
Share